,

PENGARUH GEMPA LOMBOK TERHADAP STRUKTURAL SERTA SOLUSINYA

PENGARUH GEMPA LOMBOK TERHADAP STRUKTURAL SERTA SOLUSINYA

Indonesia merupakan negara yang rawan terjadi gempa, hal ini karena ada beberapa penyebabnya. Gempa di Lombok merupakan salah satu gempa yang terjadi akibat gempa tektonik yang terjadi akibat persegeran yang terjadi terus menerus namun energi hasil pergeserannya tidak dikeluarkan, melainkan terakumulasi sehingga menghasilkan kekuatan yang besar. Serta Lombok dan sekitarnya berada pada patahan atau “sesar naik flores”. Sehingga memudahkan gempa untuk merambat bahkan sempat terjadi gempa kembar (gempa dengan skala yang sama pada waktu yang berbeda).

Hingga banyak menimbulakan kerusakan khusunya pada infrrastruktur disana. tercatat menurut BNBP (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) antara lain :

  • 615 orang meninggal dunia.
  • 796 fasilitas umum terkena dampak gempa.
  • 843 rumah rusak parah.
  • Total kerugian kurang lebih 7,7 Triliun.

Oleh karena itu, semakin berkebangnya teknologi berkembang pula teknologi bangunan tahan gempa. Menurut Prof. Ir. Sri Tudjono, MS, Bangunan tahan gempa adalah bangunan yang mampu menahan beban gempa baik itu kecil maupun besar dan ditidakperbolehkan terjadi keruntuhan. Syaratnya antara lain :

  • Jika terkena gempa sedang tidak boleh rusak, jika terkena besar boleh rusak tapi tidak boleh runtuh.
  • Menggunakan material yang ulet dan ringan
  • Dibangun berdasarkan peta gempa terbaru.
  • Memiliki detailing joint pada sambungan kolom dan balok serta kolom dan sloff sehingga struktur compact.

Karena banyaknya rumah yang rusak akibat gempa di Lombok, Bapak Presiden Joko Widodo serta Menteri PUPR Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D. Memberikan solusi pembangunan rumah cepat yang bersumber dari Litbang PUPR serta telah diterapkan di Aceh pada tragedi tsunami 2004 lalu, yaitu RISHA.

RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat), merupakan rumah layak huni dan terjangkau yang dibangun secara bertahap berdasarkan modul, dengan waktu yang diperlukan dalam proses pembangunan setiap modul 24 jam oleh 3 pekerja. Karena ukuran komponen mengacu pada ukuran modular maka komponennya memiliki sifat fleksibel dan efisien dalam konsumsi bahan bangunan. Terdapat 67 aplikator dan diterapkan sebanyak + 10.000 unit di Aceh paska Tsunami.

Keunggulannya antara lain :

  • Cepat.
  • Murah.
  • Ramah lingkungan.
  • Tahan gempa.
  • Movable (knock down).
  • Ringan.
  • Dapat dimodifikasi sebagai bangunan kantor, puskesmas, rumah sakit, sekolah, dan lainnya.

 

RISHA merupakan rumah dengan konsep knock down, di mana proses pembangunannya tidak membutuhkan semen dan bata, melainkan dengan menggabungkan panel-panel beton dengan baut. Maka pembangunan rumah ini dapat diselesaikan dengan waktu jauh lebih cepat. Setelah melalui proses pengembangan sejak 2004, rumah ini diklaim memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Sistem pembangunan dengan RISHA, memungkinkan untuk 2 lantai, dengan persyaratan :

  • Beban hidup untuk lantai dan rumah tinggal sederhana dengan beban 125 kg/m2, harus dihindari perubahan fungsi ruang, misal berubah peruntukannya menjadi gudang, perpustakaan, asrama, atau lantai sekolah.
  • Konstruksi lantai digunakan konstruksi balok loteng dan papan kayu atau multi block. Untuk rumah bertingkat sederhana, sudah dicoba dengan lantai keramik – beton.
  • Untuk lantai dari bahan beton bertulang, belum direkomendasikan.
1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*